Industri fashion muslim di Indonesia terus mengalami
pertumbuhan yang pesat dalam satu dekade terakhir. Sebagai negara dengan
populasi muslim terbesar di dunia, permintaan terhadap produk hijab semakin
meningkat seiring berkembangnya tren modest fashion dan meningkatnya kesadaran
konsumen terhadap kualitas, kenyamanan, serta gaya personal. Kondisi ini
membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan produk hijab yang
tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional, tetapi juga menawarkan nilai estetika
yang tinggi.
Salah satu konsep usaha yang saat ini banyak diminati adalah brand hijab lokal yang menonjolkan kualitas bahan, desain elegan, serta pemasaran digital yang efektif. Brand seperti DilaVeil hadir sebagai contoh bagaimana pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang pasar dengan menghadirkan produk hijab berkualitas, modern, dan mudah diakses oleh konsumen melalui platform digital.
Peluang Pasar Produk Hijab
Permintaan akan hijab terus meningkat karena beberapa
faktor, antara lain:
1. Tren Fashion Muslim yang Berkembang
Hijab kini tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan
religius, tetapi juga bagian dari gaya hidup. Banyak wanita muslim, terutama
generasi muda, ingin tampil modis tanpa meninggalkan nilai kesopanan.
2. Pertumbuhan Konsumen Digital
Platform seperti Shopee, TikTok Shop, dan Instagram
memudahkan konsumen untuk membeli hijab secara cepat dan praktis. Hal ini
membuka peluang besar bagi brand baru untuk masuk pasar tanpa harus memiliki
toko fisik.
3. Kebutuhan Produk Berkualitas dengan
Harga Terjangkau
Konsumen saat ini semakin kritis dalam memilih hijab.
Mereka mencari produk dengan bahan nyaman, warna timeless, dan harga yang
sesuai kualitas—segmen yang masih dapat dieksplor banyak brand lokal.
Produk Hijab sebagai Usaha yang
Menjanjikan
Produk hijab memiliki karakteristik yang membuatnya
ideal sebagai bisnis, antara lain:
- Modal
awal fleksibel (dapat dimulai dari jumlah kecil
atau sistem pre-order).
- Variasi
produk luas, seperti hijab segi empat, pashmina,
hijab instan, hingga inner.
- Repeat
order tinggi, karena konsumen cenderung membeli
hijab secara rutin.
- Tren
warna dan bahan dinamis, sehingga selalu
ada peluang merilis koleksi baru.
Brand seperti DilaVeil menonjolkan bahan premium
seperti voal dan ultrafine cotton yang adem, ringan, dan mudah
dibentuk—karakteristik yang sangat dicari konsumen di Indonesia. Selain itu,
desain minimalis dan warna-warna netral membuat produk lebih mudah diterima
berbagai usia dan gaya berpakaian.
Strategi Pengembangan Usaha Produk Hijab
Agar usaha hijab dapat berkembang dan bersaing, pelaku
usaha perlu menerapkan beberapa strategi berikut:
1. Pemilihan Bahan Berkualitas
Bahan nyaman, tidak mudah kusut, dan breathable sangat
penting. Produk berkualitas bukan hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi
juga memperkuat citra brand.
2. Desain yang Relevan dengan Pasar
Desain minimalis, warna soft dan earth tone, serta
ukuran nyaman adalah elemen yang disukai konsumen muda. Sesuaikan desain dengan
tren tanpa mengabaikan identitas brand.
3. Branding dan Storytelling
Brand harus memiliki ciri khas, seperti tagline,
filosofi, atau nilai estetik yang membedakan dari kompetitor. Storytelling
produk membantu konsumen merasa lebih terhubung dengan brand.
4. Pemasaran Digital
Gunakan media sosial, konten video, tutorial hijab,
foto estetik, testimoni, dan live selling. Platform seperti TikTok dan
Instagram sangat efektif untuk memperluas jangkauan.
5. Kolaborasi Influencer
Bekerjasama dengan selebgram, hijabers, atau
micro-influencer membantu meningkatkan awareness dan menciptakan kepercayaan di
kalangan konsumen muda.
6. Diversifikasi Produk
Setelah brand mulai dikenal, perluas lini produk
seperti hijab instan, pashmina premium, hijab sport, hingga aksesori seperti
inner, bros, dan bandana.
Kesimpulan
Usaha produk hijab merupakan peluang bisnis yang
sangat potensial di Indonesia. Dengan permintaan pasar yang terus meningkat,
perubahan tren fashion muslim, serta kemudahan pemasaran digital, pelaku usaha
memiliki kesempatan besar untuk mengembangkan brand hijab yang kuat dan
berkelanjutan. Mengedepankan kualitas, desain minimalis modern, serta strategi
pemasaran yang tepat dapat membawa brand lokal bersaing dengan merek besar dan
mendapatkan tempat di hati konsumen.
Sumber
- https://icricinternational.org/research/state-of-the-global-islamic-economy-report-2024-25-report/
- https://books.google.co.id/books/about/Marketing_Management.html?id=UbfwtwEACAAJ&redir_esc=y
- https://books.google.co.id/books/about/Marketing.html?id=3X4JAAAAQBAJ&redir_esc=y

0 Komentar